Foto :"Saya tidak mengerti mengapa kami tidak bisa menambang emas kami sendiri dan (justru) membiarkan perusahaan asing melakukannya," kata Traore dalam siaran langsung di stasiun televisi RTB(Radio Télévision du Burkina)."(sc) REMOVESRAEL – Burkina Faso telah memperoleh pendapatan sebesar 18 miliar dolar dari tambang emas sejak Ibrahim Traoré menjadi presiden.
Pemerintah Burkina Faso melaporkan pendapatan sekitar 18 miliar dolar dari tambang emas sejak Ibrahim Traoré naik ke tampuk kekuasaan pada tahun 2022.
Hal ini sejalan dengan lonjakan ekspor—$7,18 miliar pada tahun 2023 menurut data OEC—dan produksi mencapai 60 ton pada tahun 2024, didorong oleh nasionalisasi tambang dari perusahaan asing.
Baca Juga:
• [VIDEO] Jawaban Ibrahim Traore Atas Ancaman NATO dan IMF
Berbeda jauh dengan Rezim sebelumnya yang memperoleh pendapatan jauh lebih rendah setiap tahunnya, berkisar hanya $1 miliar, menurut klaim media lokal, yang menyoroti upaya Traoré untuk mencapai kedaulatan sumber daya alam.
Produksi dan pendapatan emas Burkina Faso telah meningkat secara fantastis setelah mencabut izin perusahaan asing, terutama setelah perubahan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kontrol negara atas sumber daya mineral.
Pemerintah menaikkan kepemilikan saham di proyek proyek besar penambangan emas dari 10 persen menjadi 15%, dan mewajibkan perusahaan untuk membayar dividen tahunan wajib sebesar 15 persen.
Hal ini berkontribusi pada kenaikan pendapatan negara yang signifikan dari tambang emas, dengan laporan yang menyebutkan pendapatan mencapai $18 miliar sejak kepemimpinan Ibrahim Traorè.
Burkina Faso mulai mencabut izin perusahaan pertambangan emas yang dikuasai asing yang beroperasi di negara tersebut, demikian diungkapkan Presiden Ibrahim Traore pada Sabtu (5/10).
"Saya tidak mengerti mengapa kami tidak bisa menambang emas kami sendiri dan (justru) membiarkan perusahaan internasional melakukannya," kata Traore dalam siaran langsung di Televisi.
"Kami telah mencabut izin (dari perusahaan asing), dan pada akhirnya kami akan menambang emas sendiri," ujarnya, ketika ditanya tentang salah satu tambang emas di negara tersebut.
GK kaleng kaleng presiden Burkina Faso ini https://t.co/rhUKxOmzWL pic.twitter.com/yyCxksRTF1
— Resistensid (@Resistensid) October 14, 2025
Menurut Global Data, Burkina Faso adalah produsen emas terbesar ke-15 di dunia pada 2023, dengan mencatatkan kenaikan produksi sebesar empat persen pada 2022.
Burkina Faso menyumbang dua persen dari produksi emas global, dengan produsen terbesar adalah China, Rusia, Australia, dan Kanada.
Sumber : Sputnik
0 Komentar