[VIDEO] Profesor AS: Iran Unggul dalam Perang 12 Hari; Israel Minta Gencatan Senjata

John Mearsheimer Foto :"Dalam sebuah wawancara dengan jaringan “Russia Today”, profesor Universitas Chicago, AS ini mengatakan: “Dalam perang 12 hari, Israel-lah yang menekan Trump untuk mengakhiri perang, bukan Iran!"(sc)

REMOVESRAEL – Analis Amerika Serikat (AS) John Mearsheimer menyatakan bahwa Iran berada dalam posisi yang kuat dalam perang besar Iran melawan poros Amerika-Israel, Analis AS tersebut mengatakan bahwa rezim Zionis-lah, karena takut kalah, menekan Washington untuk meminta gencatan senjata.

Menurut John Mearsheimer, “Dalam perang 12 hari, Israel benar-benar dalam kesulitan karena Iran menembakkan rudal balistik ke arah mereka yang tidak dapat mereka cegat. Setiap hari situasinya semakin memburuk bagi Israel.”

Dalam sebuah wawancara dengan jaringan “Russia Today”, profesor Universitas Chicago, AS ini mengatakan: “Dalam perang 12 hari, Israel-lah yang menekan Trump untuk mengakhiri perang, bukan Iran!



Banyak yang bahkan mengkritik Iran karena menerima gencatan senjata, karena tampaknya keseimbangan kekuatan telah bergeser ke pihak Iran dan Tehran memiliki keunggulan.”

Ia melanjutkan dengan menyatakan bahwa situasi saat ini belum berubah, dengan mengatakan: “Iran memiliki sejumlah besar rudal balistik yang dapat menyebabkan banyak kerusakan pada Israel, jadi Tel Aviv ingin menghindari konflik dan membiarkan Amerika yang melakukan tugas berat.”

Mearsheimer melanjutkan dengan merujuk pada posisi Tehran bahwa bahkan jika Amerika menyerang Iran sendirian, respons Iran tetap akan mencakup rezim Zionis. Ia mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump bermaksud menyerang Iran pada 14 Januari, tetapi rezim Zionis-lah yang mencegah Trump menyerang karena takut akan respons Iran.

Ia menambahkan: “Saat ini, ini juga merupakan pencegahan terhadap serangan AS terhadap Iran, karena Israel akan menjadi target (respons) Iran.”

Sumber : SW-News

Posting Komentar

0 Komentar