Inggris Berkata, "Jika Menguasai Sudan Akan Menjadi Negeri Adidaya 500 Tahun"

Britain colonialism in Africa Foto :"Catatan kolonial Inggris tahun 1953 mengatakan bahwa jika Inggris menguasainya(Darfur- Sudan), mereka bisa tetap menjadi negara adidaya selama 500 tahun."(ilustrasi)

REMOVESRAEL – Mengapa Darfur Diperebutkan? Darfur berarti “Tanah Suku Fur”. Tanah ini sangat luas (sepertiga dari wilayah Sudan) dan memiliki kekayaan alam luar biasa sehingga sejak dulu menjadi rebutan kekuatan besar.

Sudan adalah negara yang dianugerahi dengan potensi strategis dan politis yang luar biasa, baik secara regional maupun global. Lokasinya yang krusial di persimpangan Afrika dan Timur Tengah menjadikannya jembatan darat penting yang menghubungkan berbagai sub-kawasan.

Garis pantainya di Laut Merah adalah gerbang maritim ke salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. Sungai Nil, yang dua cabangnya bertemu di Khartoum, menempatkan Sudan sebagai penjaga hidropolitik yang vital bagi negara-negara hilir.

Ditambah lagi, kekayaan sumber daya alamnya—emas, minyak, mineral, dan tanah pertanian subur—seharusnya menjadi pondasi bagi kemakmuran.

Sudan, negeri yang melimpah sumber daya sehingga dunia menjulukinya permata Afrika, Terletak di tepi sungai Nil, Sudan yang dikenal sebagai negeri yang kaya akan emas dan tanah subur. Berikut adalah beberapa poin kenapa Sudan menjadi rebutan para imperialis dunia hingga saat ini.

1 • Jabal Marrah (Gunung Marrah)
Gunung besar seluas Lebanon, memiliki empat musim sekaligus, penuh mata air dan tanaman. Ada klaim lama tentang adanya sungai air raksa di dalamnya, tapi belum terbukti. Ada juga teori yang menghubungkan Jabal Marrah dengan Gunung Thûr dalam kisah Nabi Musa, tapi itu tidak terbukti dan tidak akurat.

2 • Tembaga (Hafrat an-Nuhas)
Ada lokasi di selatan Darfur dengan cadangan sekitar 5 miliar ton tembaga. Catatan Inggris tahun 1953 mengatakan bahwa jika Inggris menguasainya, mereka bisa tetap menjadi negara adidaya selama 500 tahun.

3. • Uranium dan Penjagaan Internasional
Darfur memiliki banyak tambang uranium (sekitar 6 juta ton). Disebutkan bahwa PBB memiliki puluhan ribu staf yang ditempatkan untuk “mengamankan” wilayah tambang ini.

4 • Minyak
Darfur berada di titik pertemuan dua cekungan minyak besar dunia (dari Rusia–Timur Tengah dan dari Nigeria). Ini menjadikannya salah satu kawasan paling potensial untuk minyak.

5 • Air (Akuifer Nubia)
Di bawah Darfur terdapat salah satu cadangan air tawar terbesar dunia. Air ini dapat mencukupi Sudan selama 500 tahun meski hujan dan Sungai Nil berhenti mengalir.

6 • Emas di Jabal ‘Amir
Gunung kecil di Darfur yang mengandung 3000 ton emas. Pernah menghasilkan 150 kg emas per hari dan kemudian dikuasai kelompok RSF pada 2014.

7 • Berlian dan Mineral Langka
Darfur juga mengandung berlian, batu mulia, perak, seng, timbal, tembaga, dan bijih besi berkadar tinggi.

8 • Kekayaan Ternak
Jumlah ternak 10 kali lebih banyak dari jumlah penduduk.

Baca Juga:
▪️ [VIDEO] Apa yang Terjadi, Siapa itu SAF dan RSF? Analisis Lengkap Peristiwa Sudan

Kesimpulan Singkat

Pada 1994 pernah dibuat peta pembagian Sudan menjadi 5 negara, termasuk rencana memisahkan Darfur. Konflik besar di Darfur (termasuk perang, pembunuhan, dan kekacauan) dianggap sebagai bagian dari rencana lama untuk memecah Sudan karena kekayaan Darfur yang luar biasa.

Ini bukan hanya konflik internal, melainkan sebuah pertunjukan keji di mana kepentingan geopolitik asing bermain, memanipulasi, dan memicu kehancuran untuk keuntungan mereka sendiri. Tragedi Sudan, dengan skala kekerasan etnis, kelaparan yang disengaja, dan kehancuran sistematis.

Tragedi Sudan sejatinya jauh lebih mengerikan dan meluas daripada hampir semua tragedi konflik lainnya di dunia saat ini, namun sayangnya, ia tetap tersembunyi dari sorotan internasional.

Sumber : Ditulis oleh Salim Muhsin MPd

Posting Komentar

0 Komentar