Foto : Foto: "Banyak analis geopolitik merepresentasikan bahwa konfrontasi akan kembali terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi."(ig) REMOVESRAEL – Teheran siap kerahkan pesawat nirawak siluman generasi terbaru dalam perang berikutnya. Diperkirakan perang Iran vs Israel berpotensi besar akan terjadi lagi. Dan Tel Aviv merasa ketar ketir oleh skuadron pesawat siluman tanpa awak dan kota rudal milik Iran.
Media Zionis, Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa Iran telah mengembangkan drone siluman operasional Shahed 171 dan Shahed 191 yang direkonstruksi ulang dari model RQ 170 Sentinel yang disita dari AS.
Para analis mengatakan Teheran kini memiliki kemampuan serangan siluman yang sesungguhnya dan menyembunyikannya untuk konflik regional di masa mendatang.
Usai perang antara Iran dan Israel yang berawal dari 23 juni 2025 dan berlangsung selama 12 hari, banyak pengamat dunia tak percaya bahwa perang ini telah berakhir.
Banyak analis geopolitik me representasi kan bahwa konfrontasi akan kembali terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi.
Aksi saling mengulik informasi pun mulai memasuki ajang konfrontasi. Dari pihak Tel Aviv setiap saat membocorkan informasi tentang kesiapan perangnya melawan Iran dalam waktu dekat. Tak mau kalah Teheran pun membocorkan secuil informasi bahwa pihaknya memiliki skuadron pesawat siluman nirawak dan kota-kota rudal bawah tanah yang siap melumat Israel.
Narasi tentang pesawat siluman nirawak ini praktis membuat Tel Aviv cemas karena berbagai faktor, dan menimbulkan pertanyaan bahwa Teheran belum menggunakan pesawat tersebut dalam perang 12 hari.
Dan yang membuat Tel Aviv cemas luar biasa adalah peringatan dari para pakar analis global bahwa Israel tidak akan sanggup mencegatnya jika pesawat siluman nirawak Iran diluncurkan secara konsisten.
Pesawat Ini (drone) merupakan versi duplikasi dari pesawat pembom canggih B-2 Sentinel milik AS yang berhasil dijinakkan oleh Iran yang kemudian di modifikasi menjadi drone Siluman dengan berbagai varian.
Baca Juga:
• Iran Upgrade UAV RQ-170 yang Dibajak dari AS Menjadi Drone Tempur Canggih
Menurut beberapa sumber Pentagon, Saat itu pesawat nirawak AS(RQ-170) sedang melakukan misi mata mata ke Afganistan akan tetapi ditengah jalan terperangkap radar Iran dan tersesat hingga masuk jauh kedalam wilayah Teheran.
Kali ini Keseimbangan baru sedang menata bentuknya, perimbangan kekuatan akan memperuncing konflik jika waktunya tiba untuk menabuh genderang perang.
Sumber : Video SAHARA TV dinarasikan ulang oleh admin@removesrael.com
0 Komentar