Foto :"Hanya dalam hitungan hari, Iran mampu menggempur Tel Aviv hingga menyerupai kondisi Gaza yang hancur."(ig) REMOVESRAEL – Serangan Iran telah menghancurkan banyak wilayah di Israel, termasuk di Tel Aviv. Pertahanan udara Israel tak berdaya menghadapi hujan rudal dari Iran. Parahnya dampak serangan rudal Iran disensor ketat oleh Militer Israel.
Hanya dalam hitungan hari, Iran mampu menggempur Tel Aviv hingga menyerupai kondisi Gaza yang hancur, beberapa jet tempur Israel yang paling canggih justru berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iran, mematahkan klaim kemenangan udara yang coba dibangun Netanyahu.
Dalam tekanan psikologis dan militer yang terus meningkat, Netanyahu segera mengirim sinyal kepada Donald Trump agar Amerika segera turun tangan membantu. Bagaimana Netanyahu tidak ketakutan ketika melihat rudal Iran menghantam Israel bagaikan batu-batu dari neraka.
Menurut laporan CNN, Iran menyatakan bahwa mereka telah menyerang pusat-pusat industri militer Israel yang berfungsi untuk memproduksi rudal dan perlengkapan militer lainnya. Iran juga mengklaim bahwa berdasarkan laporan di lapangan, citra satelit, serta informasi intelijen yang disadap, puluhan rudal balistik berhasil menghantam sejumlah target strategis secara efektif.
Kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan bahwa Iran untuk pertama kalinya menggunakan rudal hipersonik Fattah yang diklaimnya "tidak dapat dicegat", serta rudal balistik Emad dan Qadr.
Rekaman menunjukkan beberapa rudal menghantam area sekitar pangkalan udara Nevatim di gurun Negev dan markas besar badan mata-mata Mossad di dekat Tel Aviv. Militer Israel juga mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa beberapa pangkalan udaranya telah terkena serangan tersebut.
Tak berhenti sampai disitu, sistem pertahanan berlapis Israel menjadi kacau, sehingga unit pertahanan udara mulai saling menembaki pertahanan mereka sendiri.
Menurut laporan dari The Kyiv Independent, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeklaim telah menggunakan metode baru untuk mengelabui sistem pertahanan udara Israel.
Mereka menyebut rudal-rudalnya dipandu agar membuat rudal pencegat Israel saling bertabrakan, menciptakan kekacauan dalam sistem terpadu yang terdiri dari Iron Dome, David's Sling, dan Arrow.
Lebih dari itu, Iran menggunakan kombinasi rudal balistik berkecepatan tinggi dan drone kamikaze, seperti Shahed, yang dikenal sulit dideteksi dan dicegat.[FVS]
0 Komentar