Foto :"Sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh departemen kehakiman AS menyebutnya sebagai “Epstein files” dan beredar secara luas di media online. Sebuah dokumen yang menyebutkan daftar nama para elit global dan 'tokoh dunia' yang melakukan ritual pemujaan Baal bersama Epstein."(sc) REMOVESRAEL – Masyarakat Iran turut hadir dalam demonstrasi dan membakar patung sesembahan kaum zionis dan elit global yang terungkap dalam berkas Jeffrey Epstein bertuliskan “Baal” yang digambarkan sebagai binatang bertanduk yang memiliki badan manusia.
'Tuhan' yang mewakili representasi iblis itu juga ditandai dengan Bintang David sebagai simbol Zionisme. Pembakaran patung baal ini merupakan bagian dari pawai yang diselenggarakan oleh Pemerintah Iran untuk memperingati ulang tahun Revolusi Islam 1979.
Selama prosesi pembakaran tersebut, masyarakat Iran menggemakan takbir dan teriakan “Mati untuk Israel dan “Mati untuk Amerika”
Demonstrasi tersebut terjadi di tengah ketegangan yang meningkat antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, menyusul konflik regional baru-baru ini dan gesekan politik yang kembali memanas.
Media negara Iran menggambarkan demonstrasi tersebut sebagai tanda persatuan nasional melawan “kekuatan imperialis,” sementara rekaman yang dirilis oleh media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam(IRGC) menunjukkan patung yang melambangkan Amerika Serikat dan Israel dibakar.
Presiden Masoud Pezeshkian berpidato di hadapan kerumunan massa, menyerukan persatuan di hadapan apa yang ia gambarkan sebagai konspirasi asing. Pembakaran patung Baal menonjol karena penggunaan simbol keagamaan zionis kuno yang dipadukan dengan pesan politik modern.
Dengan mengukir simbol bintang David pada patung Baal tersebut, para demonstran Iran mendiskripsikan Israel sebagai poros kejahatan, dan pemuja setan, langkah yang menurut para kritikus berisiko memicu permusuhan.
Baal diyakini sebagai dewa Kanaan Kuno yang disembah ribuan tahun lalu, oleh bangsa Semit. Dalam kitab Ibrani, Baal digambarkan sebagai rival Yahweh dan simbol penyembahan berhala. Seiring waktu, Baal menggantikan posisi Yahweh yang disembah oleh zionis dan tokoh elit global dan menjadikan anak-anak sebagai tumbal dalam ritualnya.
Dalam beberapa minggu terakhir, nama Baal menjadi viral karena memiliki keterkaitan dengan Jeffrey Epstein seorang agen Mossad dan juga dikenal sebagai penjahat dalam kasus penculikan dan pemerkosaan terhadap anak-anak.
Sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh departemen kehakiman AS menyebutnya sebagai “Epstein files” dan beredar secara luas di media online. Sebuah dokumen yang menyebutkan daftar nama para elit global dan 'tokoh dunia' yang melakukan ritual pemujaan setan-Baal bersama Epstein.[FVS]
0 Komentar