[VIDEO] Rezim Zionis Kembalikan Martir Palestina dalam Kondisi Hancur akibat Siksaan Brutal

Dr. Munir Al-Bursh, Direktur Kesehatan di Jalur GazaFoto :"Dr. Munir Al-Bursh, Direktur Kesehatan di Jalur Gaza, Kami menerima 90 jenazah dalam dua tahap. Beberapa jenazah telah terlindas tank. Lainnya adalah pasien yang sudah sakit dan telah dipasangi kantong kolostomi, namun mereka dibunuh atau dibiarkan meninggal. Tanda-tanda penyiksaan terlihat jelas, dan beberapa jenazah telah dibedah."(ig)

REMOVESRAEL – Rezim Pendudukan Israel mengembalikan 120 jenazah martir Palestina setelah menahan mereka — dari kesimpulan bukti bukti dilapangan ditemukan kondisi jenazah sebelum di eksekusi telah mengalami penyiksaan brutal.

Kami mengumumkan telah selesainya penerimaan (120 jenazah) para martir Palestina yang ditahan oleh pendudukan Israel selama perang genosida terhadap rakyat Palestina kami. Penyerahan berlangsung dalam tiga tahap berturut-turut: (45 jenazah pada hari Selasa, 45 jenazah pada hari Rabu, dan 30 jenazah hari ini, Kamis). Di antara mereka terdapat puluhan jenazah tak teridentifikasi yang belum dikenali.

Pemeriksaan resmi dan observasi lapangan dengan jelas menunjukkan bahwa pihak pendudukan melakukan pembunuhan, eksekusi di lapangan, dan penyiksaan sistematis terhadap sejumlah besar martir yang jasadnya telah ditemukan.



Temuan yang terdokumentasi meliputi:

•Tanda-tanda yang jelas jenazah digantung karena terdapat bekas tali pada leher beberapa mayat.
•Tembakan langsung dari jarak sangat dekat, mengonfirmasi eksekusi lapangan yang disengaja.
•Tangan dan kaki diikat dengan alat pengekang plastik, sebagai bukti pengekangan sebelum membunuh.
•Mata ditutup dan tanda-tanda wajah yang menunjukkan korban ditahan sebelum dieksekusi.
•Mayat-mayat hancur di bawah jejak tank Israel, pelanggaran terang-terangan terhadap semua hukum internasional.
•Tanda-tanda penyiksaan fisik yang parah pada banyak tubuh, termasuk patah tulang, luka bakar, dan luka yang dalam.

Kejahatan ini merupakan pelanggaran berat terhadap Konvensi Jenewa Keempat dan hukum humaniter internasional, yang menegaskan bahwa pendudukan terus melanjutkan kebijakan kriminalnya berupa pembunuhan di luar hukum dan likuidasi fisik terhadap tahanan dan warga sipil Palestina.

Kami menyerukan pembentukan segera komisi penyelidikan internasional independen untuk menyelidiki kejahatan keji ini dan meminta pertanggungjawaban para pemimpin Israel atas kejahatan perang yang dilakukan terhadap rakyat kami di Jalur Gaza.

Dilaporkan oleh Kantor Media Pemerintah Jalur Gaza, Palestina pada Kamis, 16 Oktober 2025, Dr. Munir Al-Bursh, Direktur Kesehatan di Jalur Gaza:

Kami menerima 90 jenazah dalam dua tahap. Beberapa jenazah telah terlindas tank. Lainnya adalah pasien yang sudah sakit dan telah dipasangi kantong kolostomi, namun mereka dibunuh atau dibiarkan meninggal.

Tanda-tanda penyiksaan terlihat jelas, dan beberapa jenazah telah dibedah. Kami menduga organ mereka dicuri, tetapi pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikannya.

Namun, berdasarkan pengalaman langsung sebelumnya, hal ini tampaknya merupakan praktik Israel yang berulang, karena kami telah berulang kali menemukan jenazah dengan organ yang hilang.

Sumber : FPN

Posting Komentar

0 Komentar