[VIDEO] Meski Negara Islam, Iran Memberi Nama Stasiun Kereta Api "Santa Maria"

stasiun KA Iran bernama Santa Maria Foto :"Penamaan stasiun KA dengan nama "Santa Maria" itu menekankan bahwa klaim yang bertentangan dengan penggambaran masyarakat minoritas di Iran hidup dibawah tekanan dan bayang bayang ketakutan, yang sering digambarkan oleh media-media Barat."(sc)

REMOVESRAEL – Otoritas Iran secara resmi membuka stasiun kereta bawah tanah terbaru yang diberi nama "Saint Mary" atau Santa Maria atau Perawan Suci Maria di ibu kota Iran, Teheran. Peresmian stasiun terbaru dengan menggunakan nama Santa Maria di negara mayoritas Muslim Syiah ini mendapat sambutan hangat.

Stasiun kereta bawah tanah terbaru itu, seperti dilansir media pemerintah Iran, Press TV, Rabu (15/10/2025), menampilkan mural-mural Kristen di dekat Katedral Armenia St Sarkis, yang melayani populasi Kristen Armenia yang jumlahnya cukup signifikan di Iran, yakni ada di kisaran 100 ribu orang.

Penamaan stasiun metro dengan nama "Santa Maria" itu menekankan bahwa klaim yang bertentangan dengan penggambaran masyarakat minoritas di Iran hidup dibawah tekanan dan bayang bayang ketakutan, yang sering digambarkan oleh media-media Barat.

Laporan Press TV menyebut para pengguna media sosial memberikan reaksi positif, dengan beberapa menyebutnya sebagai bentuk perlawanan positif terhadap penggambaran negatif Iran di media arus utama Barat.



Baca Juga:
▪️ Rasa Kehilangan Umat Kristen Atas Gugurnya Jenderal Qassem Soleimani

Media Yunani, Greek City Times, menyebut stasiun menggunakan nama "Saint Mary" atau "Maryam-e Moghaddas" itu sebagai "pengakuan publik yang langka terhadap warisan Kristen Iran". Dalam gambar interior stasiun metro itu, yang diungkapkan pemerintah kota Teheran, tampak relief dasar gereja Armenia yang mencolok.

Baca Juga:
[VIDEO] Israel Sebut Ludahi Wajah Orang Kristen adalah “Ibadah yang Penuh Berkah"

Stasiun baru itu terletak di jalur 6 di persimpangan Jalan Ostad Nejatollahi dan Jalan Karim Khan Zand, yang juga terletak di dekat Katedral St Sarkis -- gereja Apostolik Armenia yang penting di Teheran.

Kehadiran mural-mural Kristen di stasiun metro tersebut, menurut Jaber, menjadi pesan toleransi dan koeksistensi yang kuat, juga menunjukkan komitmen Teheran untuk hidup damai bahkan di ruang bawah tanah.

Beberapa komentar yang disampaikan aktivis asing lainnya secara online, menurut Press TV, juga memuji langkah Iran tersebut.

Sumber :Press TV

Posting Komentar

0 Komentar