[VIDEO] Murah Banget, Harga Bensin di Iran Cuma 500 Rupiah per Liter

Bensin Murah IranFoto:“Murahnya harga BBM ini menjadikan Iran salah satu negara dengan harga BBM terendah di dunia, jauh lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata harga di pasar global.”(sc)

REMOVESRAEL – Iran kembali mencatatkan posisi sebagai negara dengan harga bahan bakar minyak terendah di dunia. Berkat dukungan besar dari pemerintah, Harga bensin di Iran sangat murah, berkisar antara Rp477 hingga Rp1.200 per liter(dengan kurs Rp16.611 per USD). Harga solar bahkan lebih murah, yakni hanya 5.000–8.000 IRR per liter, atau sekitar Rp400-Rp700. Sedangkan gas alam terkompresi (CNG), yang banyak digunakan di sektor transportasi, dijual antara Rp250 hingga Rp400 per liter.

Murahnya harga BBM ini menjadikan Iran salah satu negara dengan harga BBM terendah di dunia, jauh lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata harga di pasar global.

Subsidi energi adalah salah satu alat utama yang digunakan Pemerintah Iran untuk mempertahankan stabilitas ekonomi domestiknya, terutama di tengah tekanan yang diakibatkan oleh sanksi internasional yang berkepanjangan.

Dikutip dari beberapa sumber kredibel, meskipun ekspor minyak terhalang dengan ketat, pemerintah Iran tetap berkomitmen untuk memberi keringanan kepada warganya melalui bantuan subsidi yang sangat besar di sektor energi khususnya bahan bakar minyak.

Tindakan ini menarik perhatian dunia, mengingat banyak negara lain memilih untuk mengurangi subsidi akibat tantangan fiskal.



Kombinasi cadangan minyak yang besar dan biaya produksi yang rendah memungkinkan pemerintah untuk menjual BBM dengan harga yang sangat terjangkau. Subsidi energi ini menjadi alat penting bagi pemerintah Iran untuk menjaga kesejahteraan warganya dan stabilitas sosial.

Fluktuasi nilai tukar turut memengaruhi harga BBM dalam denominasi asing. Dengan kurs pasar informal mencapai 500.000 IRR per 1 dolar AS, harga riil BBM Iran sangat rendah secara global. Namun, pemerintah tetap menjaga kestabilan harga dalam negeri dengan menanggung selisih melalui subsidi negara.

Sebagai perbandingan, harga bensin Pertalite di Indonesia saat ini berada di kisaran Rp10.000 per liter. Harga solar bersubsidi di Indonesia mencapai Rp6.800 per liter, jauh lebih tinggi dibandingkan solar di Iran yang hanya sepersepuluhnya.[FVS]

Posting Komentar

1 Komentar