Foto :"Al-Hayya mengatakan perlawanan Palestina juga berterima kasih kepada mereka yang berdiri bersama mereka dalam pertempuran ini: "Yaman, Lebanon, Irak, dan Iran."(ig) REMOVESRAEL – Pernyataan Resmi dari Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) Setelah melalui perundingan yang serius dan bertanggung jawab yang dilakukan oleh Gerakan HAMAS bersama faksi-faksi perlawanan Palestina terkait usulan Presiden Donald Trump dalam pertemuan di Sharm el-Sheikh, dengan tujuan mengakhiri perang pemusnahan terhadap rakyat kami di Palestina dan memastikan penarikan penuh pasukan pendudukan dari Jalur Gaza,
Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) dengan ini mengumumkan tercapainya sebuah kesepakatan yang mencakup: Penghentian total perang terhadap Gaza, Penarikan penuh pasukan pendudukan Israel dari wilayah Gaza, Masuknya bantuan kemanusiaan, serta pertukaran tahanan (antara pihak Palestina dan Israel).
HAMAS menyampaikan apresiasi yang tinggi atas upaya para mediator dari Qatar, Mesir, dan Turki, serta menghargai peran Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, atas inisiatif dan usahanya dalam mencapai penghentian perang secara menyeluruh dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.
Kami menyerukan kepada Presiden Trump, negara-negara penjamin kesepakatan, serta seluruh pihak Arab, Islam, dan komunitas internasional, agar menekan pemerintah pendudukan Israel untuk melaksanakan seluruh komitmen yang telah disepakati, dan tidak membiarkan mereka mengelak atau menunda-nunda penerapan butir-butir perjanjian ini. Kami juga menyampaikan salam hormat dan kebanggaan kepada rakyat kami yang agung — di Gaza, Yerusalem, Tepi Barat, maupun di seluruh tanah air dan diaspora — yang telah menorehkan catatan kehormatan, keberanian, dan kebanggaan yang tiada bandingannya, serta menghadapi dengan gagah segala bentuk proyek fasis pendudukan yang menargetkan eksistensi dan hak-hak bangsa Palestina.
Pengorbanan besar dan keteguhan rakyat ini telah menggagalkan seluruh upaya Israel untuk menaklukkan dan mengusir rakyat Palestina dari tanah mereka. HAMAS menegaskan bahwa pengorbanan rakyat Palestina tidak akan sia-sia.
Kami akan tetap berpegang pada janji perjuangan, dan tidak akan pernah melepaskan hak-hak nasional rakyat kami hingga tercapainya kemerdekaan penuh, kebebasan sejati, dan hak menentukan nasib sendiri.
Pejabat senior Hamas, Khalil al-Hayya, memberikan detail dan poin poin tentang gencatan senjata:
• Gencatan senjata permanen dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.
• Pembukaan perlintasan Rafah dari kedua belah pihak untuk bantuan kemanusiaan.
• Pertukaran tahanan, termasuk pembebasan 250 tahanan Palestina yang dijatuhi hukuman seumur hidup, dan pembebasan 1.700 anak-anak dan perempuan yang ditahan.
• Jaminan dari mediator dan AS yang mengonfirmasi berakhirnya perang secara permanen.
Al-Hayya mengatakan perlawanan Palestina juga berterima kasih kepada mereka yang berdiri bersama mereka dalam pertempuran ini: "Yaman, Lebanon, Irak, dan Iran."
Khalil Al-Hayya juga mengatakan, “Kami menerima jaminan dari para mediator dan pemerintahan Amerika, dan mereka semua menegaskan bahwa perang telah benar-benar berakhir.”
Sumber :Palestine Post
0 Komentar