Foto:“Banyak kejahatan perang, termasuk genosida, yang dilakukan dan dinormalisasi oleh Israel terhadap rakyat Palestina, yang haknya untuk menentukan nasib sendiri dan hak asasi manusianya telah diserang dan dibunuh tanpa henti, di hadapan dunia.”(sc) REMOVESRAEL – Sejarawan Israel Avi Shlaim memberi kesaksian pada salah satu sesi wawancara bahwa Iran bukan ancaman bagi Israel, justru Israel-lah ancaman yang nyata bagi negara-negara dikawasan khususnya Iran.
Shlaim mengatakan; Iran tidak pernah menyerang negara tetangganya, sedangkan Israel telah berulangkali menyerang negara-negara disekitarnya.
Iran menandatangani program nuklir damai, sedangkan Israel menolak untuk menandatangani-nya.
Iran tunduk pada aturan badan internasional Nuklir (NPT), sedangkan Israel menolak untuk mengikuti aturan badan internasional tersebut.
Iran tidak memiliki senjata nuklir, sedangkan Zionis memiliki setidaknya 75 hingga 400 senjata berhulu ledak nuklir.
Jadi secara logis Israel-lah yang menjadi ancaman bagi Iran. Selama kurun waktu 40 tahun terakhir, Israel telah melakukan kampanye sesat yang sistematis tentang Iran.
Kenapa harus berbohong? Kenapa harus melakukan standar ganda? Kenapa harus hipokrit(munafik)?
Atas pemaparannya yang realistis dan logis tersebut Shlaim mendapatkan applause dari audiens disekitarnya.
Dalam mengungkap sejarah tentang Palestina Shlaim mengatakan, "Kewajiban moral untuk menyampaikan kebenaran kepada penguasa dan untuk mendukung warga Palestina di saat-saat mereka membutuhkan." Dengan ketepatan dan kejelasan etika, Profesor di universitas Oxford AS ini mencatat banyak kejahatan perang, termasuk genosida, yang dilakukan dan dinormalisasi oleh Israel terhadap rakyat Palestina, yang haknya untuk menentukan nasib sendiri dan hak asasi manusianya telah diserang dan dibunuh tanpa henti, di hadapan dunia.[]
0 Komentar