[VIDEO] INDONESIA DALAM CENGKERAMAN ZIONIS GLOBAL

Indonesia dalam cengkraman Zionis global Foto:Pramoedya Ananta Toer: “Sampai hari ini IMF dan Bank Dunia telah mengubah Indonesia dari negeri yang kaya raya menjadi negara pengemis.”(Vh)

REMOVESRAEL – Laporan khusus ini dibuat oleh John Pilger, melalui Film dokumenter yang menceritakan tentang "NEW WORLD ORDER"(Penguasa Baru Dunia) dan terutama dampaknya terhadap suatu negara, dan negara itu adalah INDONESIA.

Indonesia adalah tempat dimana penjajahan gaya lama berganti dengan penjajahan gaya baru [3G; Gold, Gospel & Glory]. Indonesia seharusnya menjadi negara yang tidak miskin. Indonesia memiliki hampir segalanya; Gunung Emas dan Tembaga, minyak bumi, kayu dan kecakapan kerja para warganya.

Dijajah oleh Belanda di abad ke 16, Indonesia dijarah oleh Barat selama ratusan tahun. Sebuah hutang yang tak pernah dibayar kembali oleh Barat.

Hal ini juga disampaikan oleh Pramoedya Ananta Toer, seorang penulis dan pengamat politik; "Bahwa Indonesia pernah dijajah oleh negara negara Barat, tidak hanya Indonesia bahkan negara-negara kulit berwarna sehingga Barat menjadi kuat, menjadi makmur menguasai sumber sumber keuangan dan perdagangan karena menghisap kekayaan negara lain.

Sampai hari ini IMF dan Bank Dunia telah mengubah Indonesia dari negeri yang kaya raya menjadi negara pengemis sekarang. hal itu karena tidak adanya karakter pada bangsa ini.



Baca Juga:
[VIDEO] Kwik Kian Gie: Operasi CIA Sengaja Buat Indonesia Terpuruk dan Bangkrut
Tangan Kotor George Soros ada dibalik Kerusuhan yang Terjadi di Indonesia

Ditahun 1967, Time Life Corp mensponsori sebuah konferensi di Swiss yang mengagendakan pengambil alihan Indonesia oleh korporasi. Konferensi ini dihadiri oleh para pengusaha yang paling berkuasa di dunia seperti David Rockefeller, juga dihadiri oleh raksasa kapitalis Barat diantaranya; perusahaan migas, Bank, General motor, British Layland, ICI, British American Tobacco, Lehman Brothers, Siemens, American Express. Di seberang meja adalah perwakilan Indonesia yang disetujui oleh Jenderal Soeharto(Sehingga nantinya di masa Presiden Soeharto disebut Pemerintah Orde Baru).

Bagi bisnis Barat itu adalah awal panen emas yang kemudian dikenal dengan istilah GLOBALISASI.

Profesor Jeffrey winters, seorang guru besar dari universitas Northwestern, AS mengatakan, "Saya sama sekali tidak pernah mendengar situasi seperti ini dinegara manapun di dunia ini, dimana para kapitalis global pada intinya mengatur pertemuan dengan negara lain dan mendikte kondisi kondisi yang mereka inginkan ketika mereka masuk ke negara itu."

Konferensi berlangsung selama tiga hari;

Hari pertama: Delegasi Indonesia berbicara yang intinya menjelaskan kondisi mereka.
Hari kedua: Para elite global membagi pertemuan menjadi 5 sektor yang berbeda. Pertemuan sektoral pertambangan di satu ruangan, sementara sektor makanan dan Industri ringan di ruangan yang berbeda.

Perbankan dan moneter di ruangan yang lainnya, Chase Manhattan milik David Rockefeller hadir juga disitu, dan secara serentak elite global itu mendiktekan kebijakan yang akan diterima oleh investor global ini di setiap sektor usaha.

Dimana setiap orang di meja seberang menyatakan, ini yang ingin kita lihat, ini.. ini... ini.. Dan elite global pada dasarnya mendesain infrastruktur regulasi untuk para investor di Indonesia.[Vh]

Posting Komentar

0 Komentar