Komandan IRGC Jendral Qassem Soleimani Gugur dalam Serangan Teror AS di Irak

Komandan Al-Quds Jenderal Qassem Soleimani Foto :"Komandan Pasukan Quds, Qassem Soleimani, gugur dalam serangan AS yang menargetkan mobil yang ditumpanginya di jalanan kawasan Bandara Internasional Baghdad Irak."(ig)

REMOVESRAEL – Pejabat tinggi militer Iran, IRGC, Jenderal Qassem Soleimani, terbunuh dalam serangan udara AS di Baghdad, saat Drone AS menyerang mobil yang ditumpanginya. Gugurnya komandan Garda Revolusi Islam itu juga dibenarkan oleh pemerintah Iran dan milisi Irak.

Kementerian Pertahanan AS, Pentagon, pada hari Jumat (2/1) mengkonfirmasi serangan udara yang dilakukan di Bagdad yang membunuh Komandan Garda Revolusi Iran, Jenderal Qassem Soleimani.

Televisi pemerintah Iran juga memberikan konfirmasi perihal kematian petinggi militernya, Jenderal Qassem Soleimani. Komandan Pasukan Elit Garda Revolusi Iran al-Quds yang disegani itu tewas bersama Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan kelompok milisi Irak Hashd Shaabi, Situs web Garda Revolusi Iran juga mengumumkan kemartiran komandan pasukan elitnya tersebut.

Departemen Pertahanan AS dalam sebuah pernyataan menyebutkan: "Atas instruksi presiden, militer AS telah mengambil tindakan tegas untuk melindungi personil AS di luar negeri dengan membunuh Qassem Soleimani."

Baca Juga:
▪️ [VIDEO] Iran Menuntut Balas Darah Jenderal Qassem Sulaimani, Pangkalan AS di Irak Hancur Lebur

"Serangan ini bertujuan untuk mencegah rencana serangan dari Iran di masa depan," tambah pernyataan Pentagon tersebut.

Pejuang Hashd Shaabi di Irak juga membenarkan kematian salah satu petingginya bersama Qassem Soleimani.

"Wakil komandan Hashd, Abu Mahdi al-Muhandis, dan komandan Pasukan Quds, Qassem Soleimani, gugur dalam serangan AS yang menargetkan mobil mereka di jalanan kawasan Bandara Internasional Baghdad," demikian Hashd Shaabi dalam sebuah pernyataan yang dirilis Jumat pagi.

Hashd Shaabi pada awalnya hanya mengumumkan bahwa lima anggotanya dan dua "tamu" tewas dalam serangan udara terhadap kendaraan mereka di areal Bandara Internasional Baghdad.

Eskalasi Konflik Makin Berbahaya

Sebagai komandan pasukan elit al-Quds, Jenderal Qassem Soleimani adalah salah satu orang kuat di Iran dan bertanggung jawab atas berbagai operasi militer Iran di Irak, Lebanon, Suriah dan Yaman. Sementara Al-Muhandis adalah komandan Khataib Hezbollah, sayap militer kelompok milisi Irak yang didukung Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menyebut serangan hari Jumat sebagai "eskalasi yang berbahaya dan bodoh."

Serangan terjadi di Bandara Internasional Baghdad

Serangan itu terjadi dekat aula kargo udara Bandara Internasional Baghdad, lapor Security Media Cell yang dikelola militer Irak dalam sebuah pernyataan.

Security Media Cell Pusat juga merilis foto kendaraan yang terbakar, tanpa memberikan informasi lebih lanjut. Pernyataan itu menyebutkan, sebelumnya terdengar ledakan keras di dekat bandara.

Sebelumnya ratusan pendukung kelompok militan Khataib Hezbollah hari Selasa (31/12) menyerbu kompleks Kedutaan Besar AS di Baghad, yang terletak di area keamanan "Zona Hijau" yang biasanya dijaga ketat.

Mereka memrotes serangan roket AS ke markas milisi Kataib Hezbollah di Irak dan Suriah pada hari Minggu sebelumnya (29/12) yang menewaskan 25 orang anggota kelompok itu.

Para demonstran berhasil membobol gerbang dan membakar lobby, namun gagal masuk ke gedung kedutaan besar yang dijaga marinir AS.

Militer AS kemudian mengerahkan unit tanggap cepat marinir untuk memperkuat penjagaan di kedutaan besarnya. Selain itu, sekitar 750 pasukan tambahan dikirim ke kawasan itu untuk mengamankan situasi.

Sumber : TRT World | AFP

Posting Komentar

0 Komentar